DPW Pemuda Perindo

Pemuda Perindo: Jakarta Anak Muda Satu Perkuat Sinergi Partai Koalisi

Pemuda Perindo Mendeklarasikan Diri Untuk Dukungan Joko Widodo-Ma’ruf Amin

iqnal perindo | Minggu, 14 Oktober 2018 - 21:50:54 WIB | dibaca: 150 pembaca

Deklarasi Kelompok Relawan Pemuda Jakarta Anak Muda Satu (JAMS) Dengan Pemuda Perindo

JAKARTA – Partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja mendeklarasikan kelompok relawan pemuda Jakarta Anak Muda Satu (JAMS). Relawan ini bertekad untuk memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jakarta.

JAMS berisikan kader muda dari organisasi sayap 9 partai politik Koalisi Indonesia Kerja, salah satunya Pemuda Perindo yang merupakan sayap Partai Perindo.

Ketua DPW Pemuda Perindo DKI Jakarta Jonner Binton Silaen mengatakan, peluncuran JAMS bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan sinergi organisasi sayap sembilan partai politik pengusung Jokowi-Ma'ruf. Dengan deklarasi ini otomatis akan memperkuat dari segi kepengurusan.

"Jadi kepengurusan ini bentuknya presidium. Setiap ketua sayap merupakan ketua dan penanggung jawab di kepengurusan," ujarnya di Kantor Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf DKI Jakarta, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

"Akan ada beberapa pengurus dari sampai ke titik ke anak-anak muda jalanan, musisi, komunitas, jadi semua akan memiliki tugas masing-masing dan itu sudah kita bentuk kepengurusannya untuk tingkat TKD sebagai mitra dari TKD DKI, sayap akan bergerak dari sisi kepemudaannya," kata dia.

Menurut Jonner organisasi sayap Pemuda Perindo akan fokus di bidang media selama masa kampanye. "Media TV, media cetak, elektronik, akan bantu support di situ. Kemudian, perlengkapan dan konsumsi, masing-masing punya tugas dan tanggung jawab," ujarnya.

Jonner menerangkan, cara kerja JAMS dengan TKD secara struktural partai akan berbeda saat kampanye. JAMS lebih menyasar ke komunitas-komunitas anak muda.

"Komunitas motor, komunitas olahraga, futsal, bahkan kita dalam waktu dekat akan mulai masuk ke masyarakat-masyarakat yang tinggal di rumah-rumah kumuh untuk renovasi MCK, musala, jadi tugasnya berbeda dengan TKD yang sudah dibetuk dari struktural," ucapnya.


Video Terkait:










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)